Media Online serantauriau.news mengucapkan selamat merayakan hari kemenangan Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah. Minal Aidin Walfaizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita kembali kepada fitrah yang dirahmati dan diampuni dosa-dosanya, dilipatgandakan pahalanya, dan menjadi insan yang taqwa.***

Jembatan Parit 7 Bangko Dikabarkan Rusak Serius, Nyatanya Oprit Turun Sedikit

Kondisi jembatan Parit 7 Bangko yang opritnya turun sudah diperbaiki oleh pihak kontraktor, karena masih dalam tanggungjawabnya. (Foto: Wildani)

Kondisi jembatan Parit 7 Bangko yang opritnya turun sudah diperbaiki oleh pihak kontraktor, karena masih dalam tanggungjawabnya. (Foto: Wildani)

Wildani

Ahad, 19 Mei 2019

Bagansiapiapi - serantauriau.news - Sejauh ini persoalan jembatan parit tujuh (7) hanya mengalami penurunan sedikit pada oprit (tanah timbunan, red) hal itu terjadi karena kondisi alam di Rohil khususnya Kecamatan Bangko berstruktur tanah strip atau lanyau. 

Meski demikian, sempat diberitakan di salah satu media online mengatakan kondisi jembatan parit 7 Bangko mengalami rusak serius. Hal itu jelas dibantah pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruangan (PUPR) Rohil. 

"Oh itu opritnya saja yang turun sedikit, setiap jembatan baru bisa dipastikan semua akan mengalami hal yang sama. Apalagi kita ini di Rohil mayoritas bertanah gambut," ujar Kabid PUPR Rohil, Raja Yulistri, Ahad (19/05/2019).

Dikatakan lagi, saat ini oprit yang diduga turun tersebut pihak kontraktor pelaksana sudah melakukan perbaikan. 

"Kemarin sudah diperbaiki. Saya turun langsung ke lapangan melihat perbaikan yang dilakukan rekanan kontraktor. Perbaikan itu memang harus dilakukan karena masih dalam tanggungan kontraktor," kata Raja. 

Ditambah Raja lagi, yang dikabarkan timbunan tanah di bagian sisi turap yang masih terlihat kosong dan masih banyak yang belum ditimbun tanah merah, itu sebenarnya dikarenakan terkikis air hujan. 

"Iya, itu lagi soal tanah timbunan yang di pinggir-pinggir turap karena hujan sehingga terkikis. Tapi akan diperbiki lagi, ditambahkan aja timbunannya," ujar Raja. (WIL)