Bapak Demokrasi Bangsa yang Reformis itu telah berpulang ke Rahmatullah, seiring dengan seruan Azan Maghrib, Rabu (11/9/2019) di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Jenazah dikebumikan Kamis (12/9/2019) di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta. Selamat jalan Prof DR Ing BJ Habibie, semoga Allah memberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan husnul khotimah. Kami turut berduka dan Dunia Iptek pun kehilangan ilmuwan terpandang yang akan selalu dikenang. ***

Gubri Serahkan Zakat Rp25 Juta di Siak

Penyerahkan zakat pribadi Gubri Syamsuar sebesar Rp25 juta di Masjid Sultan Syarif Hasyim, Islamic Center, Kabupaten Siak, diterima amil zakat atas nama Baznas setempat Bupati Siak, Alfedri, Rabu (22/5/19).

Penyerahkan zakat pribadi Gubri Syamsuar sebesar Rp25 juta di Masjid Sultan Syarif Hasyim, Islamic Center, Kabupaten Siak, diterima amil zakat atas nama Baznas setempat Bupati Siak, Alfedri, Rabu (22/5/19).

Serantau Riau

Jumat, 24 Mei 2019

Siaksriindrapura - serantauriau.news - Gubernur Riau Syamsuar menyerahkan zakat sebesar Rp25 juta di Masjid Sultan Syarif Hasyim, Islamic Center, Kabupaten Siak. Bertindak sebagai amil atau penerima zakat atas nama Baznas setempat Bupati Siak, Alfedri, Rabu (22/5/19).

Penyerahan zakat ini juga disaksikan Wakil Gubernur Riau Edy Afrizal Natar Nasution, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dan Siak yang hadir pada saat ini.

Selain itu, diserahkan pula zakat dari Bupati Siak yang kemudian diterima Syamsuar selaku amil atas nama Baznas Siak sebesar Rp10 juta. Disusul Kadis PU Siak Irving Kahar sekaligus atas nama jajaran ASN di lingkungan kerjanya sebesar Rp169 juta. Bertindak sebagai amil pada kesempatan ini adalah Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi.

Selain itu, penyerahan zakat juga diberikan oleh jajaran PT Bumi Siak Pusako (BSP) dengan nilai Rp100 juta lebih, dan diterima langsung Wakil Gubernur Riau (Wagubri) selaku amil zakat.

Adapun dalam arahannya, orang nomor satu di Riau ini menyampaikan bahwa zakat tidak hanya berguna membersihkan harta sebagaimana perintah Allah, tetapi juga bermanfaat bagi sesama sebagai mahluk sosial yang bersifat saling tolong-menolong.

"Zakat ini banyak sekali manfaatnya. Karena itu, perlu kita lebih maksimalkan lagi agar manfaatnya bisa dirasakan," kata Gubri.

Bahkan menurut Gubri, besar manfaatnya untuk Pemerintah Daerah (Pemda). Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang terkadang tak dapat meng-cover sesuatu yang bersifat mendesak, seperti bantuan sosial (Bansos) untuk orang miskin yang memerlukan biaya untuk perawatan kesehatan atau dalam bentuk lainnya. Karena APBD tidak bisa serta merta mengeluarkan anggaran tanpa sebelumnya direncanakan, maka solusinya adalah, bisa memanfaatkan dana zakat tersebut.

"Zakat ini banyak manfaat untuk Pemda, agar APBD kita juga terbantu. Makanya dulu saya juga bekerja keras memaksimalkan zakat. Karena tidak semua ter-cover melalui APBD, karena banyaknya kebutuhan," ungkap Syamsuar.

Seperti diketahui, dana terkumpul dari hasil zakat di Siak pada 2018 mencapai Rp12 miliar. Perolehan dari hasil zakat ini terus meningkat dari pendapatan tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp10 miliar. (MCR/mtr)