Salam Tahniah, Selamat Merayakan Hari Jadi Ke-20 Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Rokan Hulu. Sebagai daerah pemekaran baru, punya semangat dan harapan baru untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat tempatan menjadi negeri yang cemerlang dan terbilang. Insyaallah.***

Cabai Merah Kembali Picu Inflasi Riau

Kepala BPS Riau Aden Gultom menjelaskan inflasi di Riau, yang dipaparkan di layar slide. (Foto: Fitri Burhan)

Kepala BPS Riau Aden Gultom menjelaskan inflasi di Riau, yang dipaparkan di layar slide. (Foto: Fitri Burhan)

Serantau Riau

Senin, 10 Juni 2019

Pekanbaru - serantauriau.news - Cabai merah kembali menyebabkan inflasi di Riau. Demikian dipaparkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Ir Aden Gultom MM, Senin (10/6/2019).

Setelah beberapa bulan sebelumnya tidak lagi menjadi pemicu terbesar inflasi di Riau, kini cabai merah bersama bahan makanan lainnya kembali picu inflasi.

"Pada bulan Mei 2019, Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,68 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 137,95. Bahan makanan dan transportasi paling besar menyebabkan inflasi di Riau," jelas Aden, saat berita resmi statistik di kantornya.

"Adapun komoditas yang memberikan andil terjadinya inflasi di Riau antara lain, selain cabai merah, kentang, bawang putih, angkutan udara, angkutan antar kota, pepaya, jeruk, petai, ikan mujair," tambahnya.

Diterangkannya, inflasi Riau pada bulan Mei 2019 sebesar 0,68 persen terjadi karena adanya kenaikan indeks harga konsumen yang cukup signifikan pada kelompok bahan makanan, yang mengalami inflasi sebesar 2,13 persen, diikuti kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,64 persen, kelompok sandang sebesar 0,45 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,16 persen serta kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,02 persen. 

Sementara itu, untuk dua kelompok lainnya mengalami deflasi, yaitu kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar -0,06 persen serta kelompok kesehatan sebesar -0,02 persen. 

Selanjutnya, papar Aden, komoditas yang memberi andil deflasi antara lain daging sapi, bawang merah, ikan tongkol, beras, tomat sayur, tomat buah, televisi berwarna.

Dari 3 kota IHK di Provinsi Riau, semua kota mengalami inflasi, yakni Pekanbaru sebesar 0,56 persen, 

Dumai sebesar 1,05 persen dan Tembilahan sebesar 1,29 persen. (FB)