Kemerdekaan itu adalah situasi di mana kita terlepas dari cengkraman penjajahan bangsa lain secara ekonomi dan politik. Jangan hanya teriak merdeka, bila kita masih terjajah.  Dengan semangat 45: Dirgahayu Kemerdekaan RI ! Semoga kita menjadi bangsa berdaulat, sejahtera secara utuh dan menyeluruh, berjalan dengan kepala tegak di atas kaki sendiri. Insyaallah. #BerkaryaNegeriMaju

Serahkan Sapi Qurban ke PWI Riau, Gubri Ajak Wartawan Bersinergi

Gubernur Riau Syamsuar, Senin (12/8/2019), menyerahkan sapi qurban Pemprov Riau Kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau. (Foto: MCR)

Gubernur Riau Syamsuar, Senin (12/8/2019), menyerahkan sapi qurban Pemprov Riau Kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau. (Foto: MCR)

Serantau Riau

Senin, 12 Agustus 2019

Pekanbaru - serantauriau.news - Gubernur Riau Syamsuar, Senin (12/8/2019), menyerahkan sapi qurban Pemprov Riau ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau.

Kedatangan Syamsuar disambut Ketua PWI Zulmansyah Sekedang dan sejumlah pengurus PWI lainnya. Tahun ini PWI menyembelih 3 ekor sapi qurban yang berasal dari qurban Snggota PWI Riau.

Dalam sambutannya, Gubri berharap kepada media dan wartawan untuk bersinergi dengan Pemprov Riau dalam membantu tugas pemerintah mengatasi berbagai persoalan, seperti Karhutla dan penertiban perkebunan ilegal di Riau.

"Kami harap dukungan media dan wartawan mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan atau hutan. Karena kita lebih bagus mencegah daripada memadamkan, kerena padamkan api cukup berat," harapnya.

Menurut dia,  Satgas Karhutla baik TNI/Polri dan Manggala Agni sudah bekerja keras melakukan pemadaman dan pencegahan Karhutla. Namun langkah itu belum cukup tanpa dukungan media.

"Harapan saya tidak putus sampai di situ. Namun harap saya kepada media untuk menyampaikan ke masyarakat Riau dari suku dan golongan untuk sama-sama menjaga marwah negeri ini, dengan tidak membakar lahan," katanya.

Lebih lanjut Syamsuar mengatakan, pihaknya akan melakukan penertiban perkebunan ilegal, yang rapat pembahasannya hari ini.

"Kami akan menertibkan perkebunan yang ilegal, tak ada izin dan sebagainya,% ungkap Gubri.

Hari ini Pemprov rapat untuk memulai gerakani bersama Forkopimda, ada BPN, Kanwil Pajak dan lainnya untuk menyisir perkebunan ilegal," bebernya.

"Makanya perlu didukung media sehingga ini mengurangi kebakaran lahan dan hutan. Karena media ini sebagai penyambung lidah rakyat dan pemerintah, apa yang perlu disampaikan ke rakyat, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat dapat terwujud," papar Syamsuar.

"Kami juga berharap media dapat mengawal kami. Jika ada saran dan masukan terbaik agar disampaikan sehingga kami bisa melaksanakan pekerjaan kami lebih baik," tukasnya

Sementara Ketua PWI Riau Zulmansyah mengatakan, dua dari tiga ekor sapi tersebut berasal dari tabungan qurban pengurus dan Anggota PWI Riau.

Di mana tabungan qurban itu telah berlangsung sejak Juli 2018 yang disetor peserta qurban sepekan sekali dengan nominal tabungan senilai Rp50.000 ribu.

Sedangkan satu ekor sapi qurban lagi berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi Riau.

"Untuk tiap peserta, nominal qurban yang dibayarkan senilai Rp2.400.000. Dan alhamdulillah, kita panitia qurban bisa mendapatkan 2 ekor sapi. Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan pengurus yang telah berpartisipasi untuk ikut menjadi peserta qurban pada raya Idul Adha 1440 H ini. 

Dan bagi yang belum penuh menabungnya tahun ini, kami doakan semoga tahun depan bisa berqurban," pungkasnya. (MCRiau/yan)