Bapak Demokrasi Bangsa yang Reformis itu telah berpulang ke Rahmatullah, seiring dengan seruan Azan Maghrib, Rabu (11/9/2019) di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Jenazah dikebumikan Kamis (12/9/2019) di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta. Selamat jalan Prof DR Ing BJ Habibie, semoga Allah memberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan husnul khotimah. Kami turut berduka dan Dunia Iptek pun kehilangan ilmuwan terpandang yang akan selalu dikenang. ***

Pesan Syakir Pada Pemuda Bengkalis: “Ingin Maju, Jangan Kejar Cinta, Kejar Cita-Cita”

Syakir Daulay memenuhi permintaan salah satu penggemarnya untuk bersama di Wisma Daerah Sri Mahkota Bengkalis, Senin (2/9/2019). (Foto: Sri Wahyuni/Diskominfotik)

Syakir Daulay memenuhi permintaan salah satu penggemarnya untuk bersama di Wisma Daerah Sri Mahkota Bengkalis, Senin (2/9/2019). (Foto: Sri Wahyuni/Diskominfotik)

Serantau Riau

Selasa, 03 September 2019

Bengkalis - serantauriau.news - Syakir Daulay (17), aktor Indonesia kelahiran Kabupaten Bireuen, Nanggroe Aceh Darussalam ini menyampaikan sebuah tips kepada anak-anak muda di daerah ini jika ingin Kabupaten Bengkalis ini maju.

“Pesan saya cuman satu. Kalau mau kotanya (Kabupaten Bengkalis) maju, anak mudanya harus kejar cita-citanya terlebih dahulu. Jangan kejar cinta dahulu. Banyak anak muda kehilangan cita-cita karena terlena dengan cinta”, pesannya di lapangan Tugu Bengkalis, Senin malam, 2 September 2019.

Syakir Daulay yang hadir di lapangan Tugu Bengkalis bersama ustadz H Zacky Mirza. Keduanya hadir sempena malam puncak perayaan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1441 H yang ditaja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis.

Melalui perayaan Tahun Baru islam 1441 H, Syakir Daulay mengajak umat Islam, khususnya ribuan umat Islam yang memadati lapangan Tugu Bengkalis, bukan hanya menjadi muslim.

“Tapi kita juga hidup bersama Islam. Semoga dengan tahun baru Islam 1441 H ini, kita semua menjadi lebih baik,” ajak dan doanya.

Syakir Daulay juga mengajak mereka yang hadir di lapangan Tugu, untuk memohon keberkahan bagi Kabupaten Bengkalis. Dan, sebaik-baiknya keberkahan adalah keberkahan Nabi Muhammad SAW.

“Berikan hadiah shalawat dan salam kita kepada kekasih hati kita Nabi Muhammad SAW, shalawat pertama untuk jamaah yang ada di sini. Assalammualaika,” ujar Syakir Daulay.

Bangga Bisa ke Bengkalis

Syakir Daulay mengatakan, merupakan sebuah kerhormatan dan kebanggaan baginya dan rombongan bisa datang ke suatu tempat yang menjadi bagian Indonesia yang sebelumnya pernah ia kunjungi. Yakni ke Bengkalis.

Dia pun bercerita bagaimana “beratnya” perjalanan untuk sampai ke Bengkalis dari Jakarta yang harus menggunakan tiga moda transportasi dalam sehari; udara, darat dan laut.

Syakir Daulay mengajak generasi muda di daerah ini untuk mencintai orangtua, cinta kepada Allah SWT dan cinta kepada rasulullah SAW.

“Dengan ketiga cinta itu, insyaa Allah kita akan menjadi anak muda yang dekat dengan Allah SWT”, katanya.

Layani Permintaan Fans

Sebagaimana dilansir darj laman Pemkab Bengkalis, sebelum ke lapangan Tugu, bersama ustadz H Zacky Mirza, Syakir Daulay disambut dengan jamuan makan malam oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin di ruang VVIP WIsma Daerah Sri Mahkota Bengkalis.

Namun keduanya tidak tiba bersamaan. Entah apa sebabnya dan meskipun keduanya terbang bersamaan dari Jakarta ke Pekanbaru dan Pekanbaru ke Bengkalis melalui jalur darat, Syakir Daulay terlambat sekitar 10 menit dari ustadz H Zacky Mirza.

Sebelum menyusul sang ustadz ke ruang VVIP, sejumlah fansnya yang menunggu kedatangannya untuk foto bareng, tidak menyia-yiakan kesempatan tersebut. Mereka pun meminta untuk foto bersama.

Salah satu fans Syakir Daulay di Kabupaten Bengkalis adalah Kabag Umum Sekretariat Daerah Bengkalis H Alfakrurrazy bersama ketiga putranya.

Mereka berempat beranak pun minta foto bareng dengan  aktor sinteron Anak Masjid dan film layar lebar Lima Penjuru Masjid tersebut.

Meskipun terlihat sedikit agak letih, Syakir Daulay tetap melayaninya dengan senyum nan ramah. (Darmawanto/Ayu Erlina/DISKOMINFOTIK)