Bapak Demokrasi Bangsa yang Reformis itu telah berpulang ke Rahmatullah, seiring dengan seruan Azan Maghrib, Rabu (11/9/2019) di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Jenazah dikebumikan Kamis (12/9/2019) di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta. Selamat jalan Prof DR Ing BJ Habibie, semoga Allah memberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan husnul khotimah. Kami turut berduka dan Dunia Iptek pun kehilangan ilmuwan terpandang yang akan selalu dikenang. ***

Tablig Akbar UAS Sempena MTQ Depan Kantor Camat Mandau, 29 September 2019

Bupati Amril Mukminin bersama Ustadz H Abdul Somad dalam sebuah kegiatan keagamaan di Kabupaten Bengkalis, beberapa waktu lalu. (Dok DISKOMINFOTIK)

Bupati Amril Mukminin bersama Ustadz H Abdul Somad dalam sebuah kegiatan keagamaan di Kabupaten Bengkalis, beberapa waktu lalu. (Dok DISKOMINFOTIK)

Serantau Riau

Ahad, 08 September 2019

Bengkalis - serantauriau.news - Bagi penggemar Ustadz H Abdul Somad, atau yang lebih dikenal dengan UAS, di mana pun berada dan ingin ketemu dengannya? Maka, jangan lupa, datang ke depan kantor Camat Mandau, Jalan Jenderal Sudirman No 56 Duri, Ahad malam, 29 September 2019.

Pesan sekaligus jemputan itu langsung disampaikan pendakwah dan ulama Indonesia kelahiran Desa Silo Lama, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara, pada Rabu, 18 Mei 1977 (42 tahun) itu, melalui sebuah video pendek berdurasi sekitar 20 detik.

“Assalamu’alaikum Wr Wb. Jangan lupa kita nanti jumpa tanggal 29 September 2019, malam ba’da Isya, di depan Kantor Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Terima kasih. Assalamu’alaikum Wr Wb”, itulah pesan ustadz sejuta ‘view’ yang bergelar Datuk Seri Ulama Setia Negara ini.

Di video aslinya, sebelum ustadz dengan nama lengkapnya Ustadz H Abdul Somad Batubara itu menyampaikan pesan dan jemputan itu, terdengar jelas aba-aba menggunakan bahasa Arab, “Wahid, Senin, Selasa”.

Sejauh ini belum didapat informasi siapa yang merekamnya dan siapa yang membagikannya.

Namun, sejak Ahad siang, 8 September 2019, video ustadz dengan gelar Lc., D.E.S.A, di belakang namanya itu, sudah beredar luas di media sosial. Misalnya di sejumlah grup aplikasi WhatsApp Messenger (WA). (M Erwin/DISKOMINFOTIK)