Bapak Demokrasi Bangsa yang Reformis itu telah berpulang ke Rahmatullah, seiring dengan seruan Azan Maghrib, Rabu (11/9/2019) di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Jenazah dikebumikan Kamis (12/9/2019) di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta. Selamat jalan Prof DR Ing BJ Habibie, semoga Allah memberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan husnul khotimah. Kami turut berduka dan Dunia Iptek pun kehilangan ilmuwan terpandang yang akan selalu dikenang. ***

Polda Banten Gagalkan Peredaran Sabu Seberat 500 Gram

ME (24), swasta, pemuda asal Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten tidak berkutik saat tim opsnal Ditres Narkoba mengamankan dirinya. (Foto: Dok Bidhum)

ME (24), swasta, pemuda asal Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten tidak berkutik saat tim opsnal Ditres Narkoba mengamankan dirinya. (Foto: Dok Bidhum)

Serantau Riau

Senin, 09 September 2019

Serang - serantauriau.news - Tim Gabungan IT dan Opsnal Ditres Narkoba Polda Banten berhasil gagalkan peredaran Narkoba jenis Sabu seberat 500 Gram di wilayah Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Sabtu (7/9/2019) pukul 17.00 WIB

ME (24), swasta, pemuda asal Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten tidak berkutik saat tim opsnal Ditres Narkoba mengamankan dirinya. 

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir MSi melalui Dirnarkoba Kombes Pol Yohanes Hernowo SIK MH kepada awak media, Senin (9/9/2019) membenarkan bahwa tim gabungan TI dan Opsnal Ditres Narkoba Polda Banten berhasil amankan pelaku penyalahgunaan Narkoba jenis Sabu dengan berat 500 Gram.

Yohannes menjelaskan, tersangka ME sudah lama diincar tim gabungan TI dan Opsnal Dirres Narkoba Polda Banten. "Saat dilakukan penggledahan ditemukan barang bukti 1 bungkus plastik bening besar berisi Narkotika jenis Sabu di dalam tas selempang warna biru tua yang sedang dipakai  tersangka. ME mengakui barang haram tersebut miliknya," terang Yohanes

Saat ini tersangka beserta barang buktinya diamankan di Mapolda Banten guna proses penyidikan lebih lanjut.Atas perbuatannya kedua tersangka akan dikenakan pasal 114 (1) dan 112 (1) Undang - Undang Republik Indonesia No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan minimal masa tahanan 20 tahun penjara, maksimal seumur hidup.

Sementara Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi P SIK MH menghimbau kepada masyarakat untuk hindari Narkoba dan mohon peran aktif tokoh masyarakat untuk bisa bantu polisi dan berantas Narkoba dengan cara melaporkan ke polisi terdekat, mengawasi perilaku anak-anak kita dan awasi rumah-rumah kontrakan yang segitu rawan digunakan sebagai tempat transaksi. (Ary/BidHum)