Selamat Idul Adha, 10 Zulhijjah 1443 H. Semoga kita dapat meneladani ketaatan dan keikhlasan serta kesabaran Ibrahim AS, Ismail AS dan Siti Hajar RA. dalam melaksanakan perintah Qurban. Mohon maaf lahir dan batin. ***

 

Banyak Negara Sudah Resesi, Presiden: Kita Harus Cepat Dengan Pemangkasan

Presiden Jokowi memimpin Ratas tentang Penataan dan Persyaratan Penanaman Modal, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu siang (25/9). (Foto: Rahmat/Hms)

Presiden Jokowi memimpin Ratas tentang Penataan dan Persyaratan Penanaman Modal, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu siang (25/9). (Foto: Rahmat/Hms)

Serantau Riau

Rabu, 25 September 2019

Jakarta - serantauriau.news - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memimpin rapat terbatas yang membahas masalah Penataan dan Persyaratan Penanaman Modal, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu siang (25/9/2019).

Dalam pengantarnya, presiden menyampaikan, berdasarkan informasi-informasi yang diterimanya, dalam kondisi ekonomi global yang melambat, (saat ini) banyak negara lain sudah mengalami resesi.  Oleh sebab itu, Presiden mengingatkan, kita berpacu dengan waktu dan harus bergerak dengan cepat dengan pemangkasan, dengan penyederhanaan dari regulasi-regulasi yang menghambat.

Pada rapat yang lalu, kata presiden mengingatkan, dirinya sudah menyampaikan banyak hal, hNNqapa yang ingin dilakukan pemerintah, terutama dalam memberikan jaminan dan kepastian hukum bagi kegiatan penanaman modal di negara kita.

“Hari ini supaya progresnya lebih tajam, jangan sampai mengulang apa yang sudah kita bicarakan pada rapat yang lalu,” tegas Presiden Jokowi.

Turut hadir dalam Ratas kali ini Menko Perekonomian Darmin Nasution, Gubernur BI Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisaris OJK Wimboh Santoso, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, KSP Moeldoko, Menkeu Sri Mulyani, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menaker Hanif Dhakiri, Menperin Airlangga Hartarto, dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Hadir pula Mendag Enggartiasto Lukita, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menhan Ryamizard Ryacudu, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Menpar Arief Yahya, Kepala Bekraf Triawan Munaf, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri KUKM AAGN Puspayoga, Menkumham Yasona Laoly, Jaksa Agung Prasetyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BKPM Thomas Lembong, Wamen ESDM Archandra Tahar, Wamenlu AM Fachir, dan eselon satu di Lingkungan Lembaga Kepresidenan. (FID/EN/RAH/ES)