Salam Tahniah, Selamat Merayakan Hari Jadi Ke-20 Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Rokan Hulu. Sebagai daerah pemekaran baru, punya semangat dan harapan baru untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat tempatan menjadi negeri yang cemerlang dan terbilang. Insyaallah.***

Heboh, Temuan Potongan Tangan di Lipatkain

Masyarakat Lipatkain, Kampar Kiri, dibuat heboh atas penemuan potongan tangan yang sempat vital di media sosial. Hingga ahli forensik pun turun tangan. (Foto: Dok Hms Polres Kampar)

Masyarakat Lipatkain, Kampar Kiri, dibuat heboh atas penemuan potongan tangan yang sempat vital di media sosial. Hingga ahli forensik pun turun tangan. (Foto: Dok Hms Polres Kampar)

Khairunnisa

Ahad, 06 Oktober 2019

Lipatkain - serantauriau.news - Warga Lipatkain, Kecamatan Kampar Kiri, Jumat malam (4/10/2019) sempat heboh karena ada penemuan potongan tangan.

Saksi yang pertama kali menemukan potongan tangan yang ini adalah Nora Nurul Huda (Pr 28). Ia menemukan potongan tangan ini di dalam baskom cuci piring yang terletak dibelakang kedai miliknya di Pasar Sabtu, Lipatkain.

Seperti biasanya, setiap akan jualan makanan di Pasar Sabtu Lipatkain, Nora lebih dahulu bersih-bersih kedai. Namun, saat hendak membuang air di baskom cucian piring di belakang kedainya, dia menemukan potongan tangan tersebut.

Nora kemudian memberitahukan hal ini kepada kakaknya Astuti dan kemudian mereka melaporkan penemuan ini ke Polsek Kampar Kiri untukb dilakukan pengusutan.

Berdasarkan Informasi tersebut Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yulisman SSos MSi memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Daren Maisar SH beserta anggota untuk mendatangi TKP serta mencek langsung kebenaran informasi tersebut.

Sekira pukul 22.30 WIB, Kanit Reskrim membawa potongan tangan seperti bagian tubuh manusia itu ke RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru untuk dilakukan pemeriksaan forensik.

Pada Sabtu (5/10/2019) sekira pukul 15.00 WIB setelah melalui beberapa pemeriksaan oleh Tim Kedokteran Forensik terdiri dari Prof DR dr Dedi Afandi DFM SpFM, dr M Tegar Indrayana, SpFM dan dr Arwan MKed For SpFM, diputuskan bahwa benda tersebut bukanlah potongan tangan manusia.

Sempat berkembang isu di tengah masyarakat Lipatkain karena diviralkan oleh warga melalui media sosial Facebook bahwa yang ditemukan tersebut merupakan potongan tangan bayi manusia sehingga membuat tanda tanya besar dari kalangan masyarakat.

Untuk menepis Isu yang berkembang dan meresahkan masyarakat, pihak Polsek Kampar Kiri segera melakukan penyelidikan dengan membawa potongan tangan tersebut ke RS Bhayangkara Polda Riau Pekanbaru untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim ahli kedokteran Forensik.

Menurut Kapolsek Kampar Kiri, diperkirakan penemuan potongan tangan ini berkemungkinan besar adalah potongan tangan hewan jenis primata (monyet) karena di belakang kedai milik Nora tersebut masih terdapat semak belukar dan pepohonan karet milik masyarakat yang cendrung dijadikan tempat bermain hewan jenis monyet.

"Tidak menutup kemungkinan hewan jenis monyet tersebut diserang oleh binatang buas hingga bagian tubuhnya terpotong," jelas Kapolsek. (NSA)