serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Nasrul Datuk Bandaro Hitam Tutup Usia, LAMR Kuansing Berduka

Jenazah Nasrul Datuk Bandar Hitam sudah disemayamkan di rumah duka di Mudik Ulo dan akan dikebumikan Ahad pagi (27/10/2019). (Foto: Ist)

Jenazah Nasrul Datuk Bandar Hitam sudah disemayamkan di rumah duka di Mudik Ulo dan akan dikebumikan Ahad pagi (27/10/2019). (Foto: Ist)

Serantau Riau

Sabtu, 26 Oktober 2019

Telukkuantan - serantauriau.news - Belum genap sebulan Pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) masa khidmat 2019 - 2024 dikukuhkan oleh Timbalan Ketua Umum LAM Riau, pada 9 Oktober 2019 yang lalu di GOR Tribuana SMAN Pintar Provinsi Riau di Telukkuantan, pada hari ke-18 seluruh pengurus LAMR Kuansing berduka atas berpulangnya ke rahmatullah salah seorang pengurus, Majelis Kerapatan Adat (MKA) Nasrul Datuk Bandaro Hitam, pada Sabtu petang (26/10/2019).

Kepergiannya menyisakan duka yang mendalam bagi Kabupaten Kuansing, khususnya keluarga besar LAMR Kuansing. Kabar duka disampaikan Ketua Umum MKA LAMR Kuansing Datuk Seri Pebri Mahmud melalui pesan dalam WAG pengurus.

"Innalillahi wa innailaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah saudara, mamak, datuk kita Nasrul Datuk Bandaro Hitam (Anggota Majelis Kerapatan Adat LAMR Kuantan Singingi). Malam ini, jenazah akan diselenggarakan di rumah duka di Desa Mudik Ulo (Belakang Pasar Mudik Ulo)," demikian pesan yang ditulis Ketua Umum MKA LAMR Kuansing,i Pebri Mahmud pada Sabtu malam.

Nasrul Datuk Bandaro Hitam meninggal dunia pada usia 56 tahun, meninggalkan 4 anak dan 1 istri. "Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran," ucap Datuk Seri Pebri Mahmud yang tengah dirundung rasa sedih atas kepulangan salah seorang Keluarga Besar LAMR Kuansing itu.

Kepala UPTD Kesehatan Puskesmas Rawat Inap Lubukjambi, Masni SST MKM mengatakan kepada pers, saat dikonfirmasi terkait berita duka yang menyelimuti masyarakat adat Kuantan Singingi itu, Nasrul Datuk Bandaro Hitam menghembuskan nafas terakhirnya saat dalam perjalanan dari kediaman menuju Puskesmas Rawat Inap Lubukjambi.

"Dokter jaga kita menyampaikan bahwa, pasien itu sudah tidak ada sebelum sampai di Puskesmas. Ketika dibawa ke Puskesmas Almarhum didampingi tenaga kesehatan setempat. Pihak kita tetap berusaha ingin menolong dan untuk memastikan, tapi Allah sang pencipta berkehendak lain," jelas Masni, Sabtu malam.

Kepala UPTD Kesehatan Puskesmas Rawat Inap Lubukjambi mengatakan, dari keterangan pihak keluarga kepada petugas jaga menjelaskan bahwa Alm Nasrul Datuk Bandaro Hitam memiliki riwayat penyakit Hipertensi atau tekanan darah tinggi.

"Beliau meninggal akibat tekanan darah tinggi, sehingga jantung memompa kencang tekanan darah (penyakit jantung)," tutup Masni.

Sementara Sekretaris Umum MKA Hardimansyah Datuk Gonto Sembilan mengatakan, jenazah almarhum akan dikebumikan di Mudik Ulo Kecamatan Hulu Kuantan, pada Ahad (27/10/2019) sekira pukul 10.00 WIB di TPU setempat.

Informasi dari ahli bait, kata Bidang Humasy dan Media Massa LAMR Kuansing Datuk Mudo Hendra Riko Purnomo,  jenazah akan dikebumikan Ahad pagi. 

"Saat ini jenazah sudah disemayamkan di rumah duka di Desa Mudik Ulo, Kecamatan Hulu Kuantan," ucapnya. (*/SRN)