Salam Tahniah atas Pengukuhan Majelis dan Pengurus FKPMR oleh Presiden Penyair Indonesia Datuk Seri Sutardji Calzoum Bachri, di Gedung Daerah Riau, Pekanbaru, Ahad (10/11/2019). Semoga FKPMR, yang dinakhodai DR Drh H Chaidir MM, berjaya mengarungi samudera lepas, mengangkat batang terendam dan menjulang marwah negeri sampai kepada tujuan menyejahterakan Masyarakat Melayu Riau. Berkarya Majukan Negeri. Aamiin Yra.***

DPRD Riau Kritik Gubri Syamsuar Belum Kerja Sudah Ngutang

Muhammad Adil, Anggota Fraksi PKB mengkritik Pemerintahan Syamsuar. (Foto: Ade Saputra)

Muhammad Adil, Anggota Fraksi PKB mengkritik Pemerintahan Syamsuar. (Foto: Ade Saputra)

Serantau Riau

Sabtu, 02 November 2019

Pekanbaru - serantauriau.news - Anggota DPRD dari Fraksi PKB Muhammad Adil mengkritik Gubenur Riau (Gubri) Syamsuar belum kerja sudah pinjam uang  senilai Rp4 triliun ke pihak Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurut Adil, utang sebesar Rp4 triliun itu mengakibatkan beban ke rakyat Riau untuk membayar uang ke BUMN selama tiga tahun.

"Gubri Syamsuar belum kerja aja sudah ngutang. Akibatnya rakyat kita tak percaya lagi dengan Gubri Syamsuar, karena dia berani ngutang Rp4 triliun," kata Muhammad Adil, Sabtu (02/11/2019).

Anggota DPRD Riau dari Fraksi PKB ini menjelaskan bahwa utang Pemprov Riau masih dibahas pada RAPBD Riau 2020 soal untuk pembayaran utang Pemprov Riau ke pihak BUMN.

"Mata anggaran mana yang  dipangkas untuk bayar utang Pemprov Riau selama tiga tahun untuk melunasinya, karena Kini kita masih membahas RAPBD 2020," ujarnya.

Sebagaimana diketuai, hutang Pemprov Riau sebesar Rp4 triliun pada perusahaan  BUMN, berawal tahun 2019 dan dimasukan APBD murni 2019. Sebelumya APBD Riau 2019 sebesar Rp9 triliun, kini menjadi Rp13 triliun akibat menerima utang sebesar Rp 4 triliun. (AS)