serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Dibuka Bupati, Sosialisasi Penghapusan Merkuri Pada Penambangan Emas

Sosialisasi ini diselenggarakan oleh United Nations Development Programme (UNDP) bekerja sama dengan KLHK RI, BPPT dan Kementerian ESDM RI. (Foto: Kominfoss)

Sosialisasi ini diselenggarakan oleh United Nations Development Programme (UNDP) bekerja sama dengan KLHK RI, BPPT dan Kementerian ESDM RI. (Foto: Kominfoss)

Serantau Riau

Rabu, 13 November 2019

Pekanbaru - serantauriau.news - Bupati Kuantan Singingi Drs H Mursini MSi membuka secara resmi Sosialisasi Program Penurunan Penghapusan Merkuri di Sektor Pertambangan Emas Skala Kecil (Pesk) di Hotel Pengeran, Pekanbaru, Rabu (13/11/2019).

Hadir pada kesempatan itu antara lain dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Direktur Ditjen Pengolahan Sampah Limbah B3, Direktur Pusat Teknologi Pengembangan Sumber Daya Mineral BPPT, Direktur Teknik dan Lingkungan Minerba Kementerian ESDM RI, dari UNP, Kepala OPD Provinsi Riau dan Kabupaten Kuantan Singingi, Kepala LPPM Unri, Camat Singingi, Kades Logas dan Logas Hilir dan perangkat serta Kelompok Penambang Emas kedua desa tersebut.

Kegiatan sosialisasi tersebut diselenggarakan oleh United Nations Development Programme (UNDP) bekerja sama dengan KLHK RI, BPPT dan Kementerian ESDM RI.

Pada kesempatan itu Bupati Mursini mengucapkan terima kasih kepada UNDP, BPPT, KLHK, KESDM yang telah menetapkan Kabupaten Kuantan Singingi khususnya di Desa Logas dan Logas Hilir sebagai lokasi Proyek Gold Ismia.

Proyek ini nantinya akan dibiayai oleh UNDP dengan harapan dapat neningkatkan kesejahteraan masyarakat Kuansing terutama para penambang skala kecil.

"Secara teknologi pengolahan tambang (emas) akan dibantu oleh BPPT nantinya," ujar Bupati Mursini.

Bupati juga mengajak mari kita dukung dengan sepenuh hati Program Gold Ismia ini yang akan berlangsung selama lima tahun ke depan mulai 2019 hingga 2023.

Bupati Mursini juga berharap mengingat terbatasnya APBD Kuantan Singingi, kiranya UNDP dapat membantu dalam program yang lain, yang dapat menyejahterakan masyarakat Kuansing.

Kepala Perangkat Daerah yang hadir dari Kuantan Singingi antara lain Plt Kadis Lingkungan Hidup Drs Rustam, Kadis Koperasi dan UKM Drs Azhar, Kadis Kesehatan dr Reza Cahyadi, Plt Kadis Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Drs Napisman, dan Plt Kadis PMPTSPTK Mardansyah.

Adapun narasumber pada acara tersebut yakni Baiq Dewi (Project Manager Gold Ismia - UNDP) dan Ahmad Syauki dari Kementerian ESDM serta Jelsi dari Kemenkes. Selain itu juga ada Widi Brotonegoro dari BPPT. (Hmsy Pemkab)