Tahniah  Hari Jadi Ke-64 Provinsi Riau, 9 Agustus 2021 dan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021. Semoga cepat bangkit dan bebas dari belenggu pandemi. Dirgahayu Provinsi Riau! Dirgahayu Republik Indonesia!***

 

Damai di Semenanjung Korea, Presiden Jokowi: Penting, ASEAN Terus Kirim Pesan Perdamaian Kepada Korut

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana menghadiri acara ASEAN-Republic of Korea Commemorative Summit Welcoming Dinner di Hotel Hilton, Busan, Senin malam (25/11/2019). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana menghadiri acara ASEAN-Republic of Korea Commemorative Summit Welcoming Dinner di Hotel Hilton, Busan, Senin malam (25/11/2019). (Foto: BPMI Setpres)

Serantau Riau

Rabu, 27 November 2019

Busan - serantauriau.news - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, Asia Tenggara dan Asia Timur merupakan dua ekonomi yang power-nya cukup besar. Nah, kalau kita bersinergi maka economic power akan semakin besar dan tentunya memerlukan jaminan keamanan dan stabilitas. 

Terkait dengan masalah ini, maka kita perlu memperhatikan situasi di Semenanjung Korea.

“Indonesia ingin melihat Semenanjung Korea yang damai dan stabil,” kata Presiden Jokowi pada acara Leaders’ Retreat Luncheon di APEC Nurimaru House, Busan, Selasa (26/11/2019) sebagaimana dikutip Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi kepada wartawan di Lotte Hotel, Busan, Selasa malam (26/11/2019).

Menurut Menlu, Presiden memberikan dukungan bagi upaya yang sudah dilakukan oleh Presiden Moon untuk terus melakukan engagement dengan Korea Utara.

“Presiden mengatakan penting juga bagi kita ASEAN untuk terus mengirimkan pesan perdamaian yang sama kepada Korea Utara (Korut),” jelas Menlu.

Selain itu, Presiden Jokowi mengatakan mengenai pentingnya denuklirisasi karena tanpa denuklirisasi maka tidak akan mungkin terwujud perdamaian dan stabilitas di kawasan Semenanjung Korea.

Sebagai penutup, lanjut Menlu, presiden mengatakan bahwa kalau kita bicara mengenai perdamaian maka perdamaian itu tidak cukup, tidak adanya perang. Tetapi perdamaian positif yang lebih baik adalah apabila perdamaian itu disertai dengan pemberdayaan, pembangunan, perlindungan, inklusivitas yang pada akhirnya akan lebih bermanfaat, dan akan dapat menopang perdamaian itu sendiri secara sustainable.

“Nah, kalau kita semua dapat bersungguh-sungguh terus membangun strategic trust juga strategic confidence maka insyaallah perdamaian yang positif ini dapat tercapai secara sustainable,” kata Menlu mengutip Presiden Jokowi.

Sebelum menghadiri jamuan makan siang, sebelumnya Presiden Jokowi dan Presiden Korea serta pemimpin negara ASEAN, menghadiri ASEAN-RoK Startup Summit dan ASEAN-RoK Innovation Showcase di Busan Exhibition and Convention Center (BEXCO). (EN/DNS/ES)