Tahniah  Hari Jadi Ke-64 Provinsi Riau, 9 Agustus 2021 dan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021. Semoga cepat bangkit dan bebas dari belenggu pandemi. Dirgahayu Provinsi Riau! Dirgahayu Republik Indonesia!***

 

Dikunjungi Presiden Jokowi, Hyundai Akan Bangun Pabrik di Indonesia Senilai 1,5 Miliar Dollar AS

Presiden Jokowi didampingi Menko Perekonomian dan Mensesneg memperhatikan salah satu mobil produk di pabrik mobil Hyundai Motor Company, di Ulsan, Korsel, Selasa petang (26/11/2019). (Foto: Deny S/Humasy)

Presiden Jokowi didampingi Menko Perekonomian dan Mensesneg memperhatikan salah satu mobil produk di pabrik mobil Hyundai Motor Company, di Ulsan, Korsel, Selasa petang (26/11/2019). (Foto: Deny S/Humasy)

Serantau Riau

Selasa, 26 November 2019

Ulsan - serantauriau.news - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana melakukan peninjauan di kompleks Pabrik Hyundai Motor Company, di Ulsan, Korea Selatan, Selasa petang (26/11/2019) sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Dalam kunjungan tersebut, presiden menyaksikan penandatanganan MoU antara Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadahlia dengan pihak Hyundai Motor Company.

Kepala BKPM Bahlil Lahadahlia kepada wartawan mengatakan, Hyundai akan melakukan investasi di Indonesia dengan membangun pabrik senilai kurang lebih sekitar 1,5 miliar dollar AS. Tahap pertama kurang lebih sekitar 700 juta dollar AS.

“Semua perizinan itu sudah komplet, dan tahap pertama ini mereka akan running di 2020 bulan Januari sudah jalan, begitu. Dan diharapkan setahun produksi bisa mencapai 250 ribu unit,” kata Bahlil.

Dengan jumlah produksi sebanyak itu, menurut Bahlil, Indonesia akan dijadikan sebagai sekarang kemarin kantor utama Hyundai di luar Korsel. Saat ini kantor tersebut ada di Malaysia tapi sekarang mereka mau giring masuk ke Indonesia.

Mengenai lokasi pabrik yang akan dibangun, Kepala BKPM Bahlil Lahadahlia hanya menyebut Jawa Barat.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan tersebut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensesneg Pratikno, Menlu Retno Marsudi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dan Dubes RI di Korsel Umar Hadi. (EN/DNS/ES)