Selamat Idul Adha, 10 Zulhijjah 1443 H. Semoga kita dapat meneladani ketaatan dan keikhlasan serta kesabaran Ibrahim AS, Ismail AS dan Siti Hajar RA. dalam melaksanakan perintah Qurban. Mohon maaf lahir dan batin. ***

 

November Lalu Riau Deflasi -0,23 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Drs Misfaruddin MSi (berkopiah) memaparkan tingkat inflasi/deflasi Riau. (Foto: Fitri Burhan)

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Drs Misfaruddin MSi (berkopiah) memaparkan tingkat inflasi/deflasi Riau. (Foto: Fitri Burhan)

Serantau Riau

Senin, 02 Desember 2019

Pekanbaru - serantauriau.news - Bulan November lalu, Provinsi Riau mengalami deflasi sebesar -0,23 persen.

Hal itu dipaparkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Drs Misfaruddin MSi, Senin (2/12/2019).

Misfaruddin menyatakan, deflasi Riau dipengaruhi sejumlah komoditi. Antara lain cabai merah, cabai hijau, cabai rawit serta ikan serai dan ikan tongkol.

"Turunnya harga cabai merah, cabai rawit, cabai hijau, ikan serai dan ikan tongkol serta daging ayam ras menjadi pemicu deflasi di Riau," jelasnya, ketika ditemui di kantornya. 

Sementara itu, bawang merah, beras, anggur, udang basah, telur ayam ras dan bayam menjadi komoditi yang memberikan andil terjadinya inflasi.

Untuk beberapa komoditas mengalami kenaikan harga seperti bawang merah, beras, telur ayam, buah anggur, bayam dan udang basah.

Misfaruddin menambahkan, sejak 3 bulan terakhir, Riau mengalami deflasi. Hal ini membuat laju inflasi Riau pada tahun 2019 hanya sebesar 2,76 persen. Namun jika dihitung secara keseluruhan maka nilai inflasi Riau sepanjang tahun 2019 sebesar 2,76 persen. (FB)