Salam Tahniah Sempena Hari Jadi Ke-74 Bhayangkara. Semoga Kamtibmasy Kondusif Masyarakat Semakin Produktif. Semakin dekat dan lekat di hati rakyat dalam mengayomi dan melayani masyarakat. Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia!

Wisata Gerhana Matahari Cincin di Siaksriindrapura, 26 Desember 2019

Fenomena Gerhana Matahari Cincin itu sekaligus menjadi medium dalam memperkenalkan destinasi terutama di kawasan Siaksriindrapura. (Foto: Dok MCR)

Fenomena Gerhana Matahari Cincin itu sekaligus menjadi medium dalam memperkenalkan destinasi terutama di kawasan Siaksriindrapura. (Foto: Dok MCR)

Serantau Riau

Kamis, 05 Desember 2019

Siaksriindrapura - serantauriau.news - Peristiwa alam berupa Gerhana Matahari Cincin akan menjadi catatan istimewa bagi Siaksriindrapura. Lembaga Antariksa dan Penerbangan (LAPAN) memprediksi bahwa salah satu titik paling ideal dalam menyaksikan fenomena alam itu berada di Desa Bunsur, Kecamatan Sungai Apit. Gerhana Matahari diperkirakan akan terjadi pada 26 Desember 2019 mendatang.

Dalam perspektif pariwisata dan pendidikan, momen langka itu akan coba dimanfaatkan secara maksimal. Pemerintah Provinsi Riau bekerja sama dengan Pemkab Siak dan LAPAN menghadirkan Festival Matahari Cincin di Desa Bunsur pada 24-26 Desember 2019. 

Tujuannya guna memanjakan wisatawan lokal, nusantara dan mancanegara yang diprediksi akan meluruk ke Siaksriindrapura dalam menyaksikan peristiwa sekali seumur hidup itu.

Karenanya, Desa Bunsur tengah bersolek. Ragam kegiatan dirancang. Mulai dari Salat Gerhana berjamaah, salawat, penampilan kelompok nasid Nissa Sabyan, pencatatan rekor dari MURI sampai aneka pagelaran kesenian tradisi dan bazar kuliner khas.  

Selama festival juga akan ada mini planetarium, Bimtek Komunikasi Satelit LAPAN, workshop tentang gerhana. Pemerintah setempat juga sudah melakukan sosialisasi kepada instititusi pendidikan guna menghadiri program yang kental berbau edukasi ini. 

Besar harap buat menggugah minat anak dan remaja dalam menekuni sains keantariksaan. Sebagai bagian dari program akan diperkenalkan teropong lubang jarum, kamera obscura dan dilengkapi pameran fotografi gerhana matahari. Selain di Desa Bunsur kegiatan juga akan terpusat di Kota Siaksriindrapura tepatnya di Taman Tengku Agung dan Waterfront City.  

Plt Kepala Dinas Pariwisata Riau Raja Yoserizal Zen menyatakan,  peristiwa itu juga akan dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam menghadirkan cakrawala secara lebih intens atas dunia pendidikan, sekaligus upaya mendongkrak jumlah kunjungan.

Seperti dilansir dari laman Pemprov Riau, provinsi ini tengah berupaya mengatrol program Wisata Halal menjadi salah satu prioritas. Pada Tahun 2019 ini Bumi Lancang Kuning sudah berada di posisi nomor tiga bersama Kepri dalam kategori Destinasi Halal Terbaik Nusantara. Fenomena Gerhana Matahari Cincin itu sekaligus menjadi medium dalam memperkenalkan destinasi terutama di kawasan Siaksriindrapura.

Selain di Desa Bunsur gerhana ini juga akan dapat disaksikan di kawasan Padang Sidempuan (Sumatera Utara), Singkawang (Kalimantan Barat) dan beberapa daerah lain dalam persentase berbeda. Menurut LAPAN waktu dan durasi Gerhana Matahari Cincin bergantung pada lokasi pengamatan dan di Siaksriindrapura diperkirakan akan berpuncak sekitar pukul 12. 00 WIB.

Secara umum gerhana memungkinkan untuk terjadi ketika matahari, bumi dan bulan berada di garis sejajar. Bulan yang melintas di depan matahari menutupi hampir seluruh bagian matahari, kecuali bagian tepi matahari. Dalam kondisi ini matahari akan terlihat seperti lingkaran cincin. (MCR/mtr)