Selamat Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriyah./ 24 Mei 2020 Masehi. Selamat merayakan hari kemenangan dan kembali kepada insan yang fitri, hasil tempaan bulan suci Ramadan. Minal Aidin Walfaizin, Maaf Lahir dan Batin.***

Naik, Produksi Industri Barang Galian Bukan Logam

Kepala BPS Riau saat menerangkan mengenai pertumbuhan produksi industri manufaktur.

Kepala BPS Riau saat menerangkan mengenai pertumbuhan produksi industri manufaktur.

Fitri Burhan

Sabtu, 03 Februari 2018

Pekanbaru - serantauriau.news - Naiknya produksi industri barang galian bukan logam di Riau sebesar 14,68 persen, menyebabkan pertumbuhan produksi industri manufaktur juga naik.

Hal itu dijelaskan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Ir Aden Gultom MM, belum lama ini di kantornya. "Ya, kita catat, pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan IV tahun 2017, naik sebesar 5,17 persen terhadap triwulan IV tahun 2016," ulasnya.

Kenaikan tersebut, terang Aden, selain disebabkan naiknya produksi industri barang galian bukan logam, juga diakibatkan naiknya produksi industri karet, barang dari karet dan plastik, naik sebesar 7,14 persen.

Untuk perbandingan dengan triwulan III tahun 2017, pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan IV tahun 2017 naik sebesar 6,52 persen, terhadap triwulan III tahun 2017. Industri yang mengalami kenaikan produksi tertinggi adalah industri karet, barang dari karet dan plastik, naik 9,98 persen. Diikuti dengan industri barang galian bukan logam, naik 6,81 persen.

Lebih lanjut ditambahkan Aden, pada tingkat nasional, pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan IV tahun 2017 naik sebesar 5,15 persen, terhadap triwulan IV tahun 2016. Kenaikan tersebut terutama disebabkan naiknya produksi industri makanan, naik 15,28 persen, diikuti dengan industri alat angkutan lainnya, naik 14,44 persen.

"Seperti itulah gambaran yang kita catat dari pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan IV tahun 2017, di Riau," ungkap Aden.(FB)