Salam Tahniah, Selamat Merayakan Hari Jadi Ke-20 Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Rokan Hulu. Sebagai daerah pemekaran baru, punya semangat dan harapan baru untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat tempatan menjadi negeri yang cemerlang dan terbilang. Insyaallah.***

Pertumbuhan Ekonomi Riau 2,71 Persen

Kepala BPS Riau saat menerangkan mengenai pertumbuhan ekonomi Riau

Kepala BPS Riau saat menerangkan mengenai pertumbuhan ekonomi Riau

Fitri Burhan

Senin, 05 Februari 2018

Pekanbaru - serantauriau.news - Pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2017 sebesar 2,71 persen. Angka ini meningkat dibanding tahun 2016 yang hanya sebesar 2,23 persen. 

Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha. Adapun, pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai Lapangan Usaha Jasa 
Perusahaan yang tumbuh 7,92 persen.

"Perekonomian Riau tahun 2017 diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), atas dasar harga berlaku mencapai Rp705,68 triliun. Lalu, atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp471,42 triliun," terang Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Ir Aden Gultom MM, Senin (5/2/2018) di kantornya.

Dari sisi pengeluaran, lanjut Aden, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa yang tumbuh sebesar 5,06 persen. 

Pada 2017 lalu, secara spasial, Provinsi Riau berkontribusi sebesar 5,10 persen terhadap perekonomian nasional. Provinsi Riau merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke-5 di Indonesia atau PDRB terbesar di Pulau Sumatera.

"PDRB menurut lapangan usaha, perekonomian bertumbuh pada seluruh lapangan usaha, kecuali pada lapangan usaha pertambangan dan penggalian, jasa keuangan dan asuransi yang mengalami kontraksi masing-masing sebesar minus 6,25 persen serta minus 2,24 persen," ulasnya.

Sementara itu, struktur perekonomian Riau dari sisi produksi tahun 2017 didominasi oleh tiga lapangan usaha utama. Yakni pertambangan dan penggalian (25,93 persen), industri pengolahan (25,31 persen) dan pertanian, kehutanan, perikanan (23,63 persen). Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2017, industri pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,59 persen, diikuti pertanian, kehutanan, perikanan sebesar 1,30 persen, perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 0,56 persen, konstruksi sebesar 0,47 persen. 

Untuk PDRB menurut pengeluaran, dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi terjadi pada seluruh komponen. Ekspor barang dan jasa merupakan komponen yang mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 5,06 persen, diikuti oleh pengeluaran konsumsi lembaga non profit yang melayani rumah tangga sebesar 4,56 persen dan pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 4,55 persen. 

Struktur ekonomi Provinsi Riau menurut pengeluaran didominasi oleh komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga (36,70 persen), diikuti pembentukan modal tetap bruto (33,80 persen) serta ekspor barang dan jasa (29,87 persen). Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau tahun 2017, komponen ekspor barang dan jasa memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,78 persen, diikuti pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 1,56 persen. (FB)