Tahniah  Hari Jadi Ke-64 Provinsi Riau, 9 Agustus 2021 dan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021. Semoga cepat bangkit dan bebas dari belenggu pandemi. Dirgahayu Provinsi Riau! Dirgahayu Republik Indonesia!***

 

Berbagi Pengalaman Hadapi Covid-19 Dengan Beberapa Negara

Diskusi secara  virtual  peserta PKN I Soal Pengalaman Thailand membantu UMKM saat pandemi Covid-19 dengan Dubes Indonesia untuk Thailand Achamd Rusdi. (Foto: Ist/Man)

Diskusi secara virtual peserta PKN I Soal Pengalaman Thailand membantu UMKM saat pandemi Covid-19 dengan Dubes Indonesia untuk Thailand Achamd Rusdi. (Foto: Ist/Man)

Serantau Riau

Sabtu, 06 Juni 2020

 

Senayan - serantauriau.news - Masing-masing negara punya strateginya sendiri menghadapi wabah Virus Korona atau yang populer disebut Covid-19. Bagaimana pula setiap negara di dunia membantu warganya yang terdampak Covid-19? 

Akibat wabah ini, akses ekonomi dan sosial masyarakat hampir terputus, karena ada kebijakan   lockdown. Berbagi pengalaman antarnegara pun dilakukan, agar masyarakat tetap mampu menjalankan roda ekonominya.

Adalah 41 peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan XLV Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang melakukan   benchmarking virtual   ke sejumlah negara.  Benchmarking virtual  ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana strategi pembangunan berkelanjutan pascapandemi Covid-19 yang dilakukan sejumlah negara di tengah mandeknya roda perekonomian akibat menyebarnya Covid-19.

Para peserta  benchmark  yang terbagi dalam empat kelompok itu melakukan kunjungan  virtual ke delapan lokus negara, antara lain Thailand, China, Jepang, Korea Selatan, Austria, Vietnam, Jerman, serta Malaysia. Tema pokok yang didiskusikan dalam   benchmark  yakni Digitalization of The Micro, Small, & Medium Enterprises (MSME).

Benchmark di Malaysia, misalnya, para peserta yang diterima langsung oleh Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia Krisna Hanan dan Nur Azmi dari SME Corp Malaysia, menggali informasi penting dari para narasumber, seperti bagaimana manajemen produksi yang dilakukan SME terhadap sertifikasi hasil produksi barang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Malaysia. Selain itu, digali pula bagaimana strategi yang dilakukan SME di tengah lockdown yang mengakibatkan pelambatan perekonomian.

Menanggapi hal itu, Nur Azmi mengungkapkan, Pemerintah Malaysia memberikan stimulus ekonomi kepada para pelaku UMKM. Pemerintah menyadari UMKM menyerap tenaga kerja yang banyak sehingga menjadi tumpuan perekonomian. 

“Pandemi ini berdampak sangat signifikan terhadap perekonomian Malaysia secara nasional. Namun, Pemerintah kami memberikan bantuan untuk membangkitkan perekonomian berupa stimulus ekonomi, baik dukungan kebijakan maupun stimulus keuangan,” jelasnya.

Nur Azmi menambahkan, di tengah situasi yang tidak menentu dan diprediksi memberikan dampak hingga 1,5 tahun ke depan sampai vaksin ditemukan, kolaborasi antara semua unsur jadi kunci keberhasilan dalam menghadapi situasi ini. “Kuncinya adalah ego sektoral harus dihilangkan, SME Malaysia juga terus melakukan penataan secara internal berupa infrastruktur, suprastruktur, promosi, penerapan teknologi, serta pengembangan produk sesuai dengan standarisasi internasional,” tutupnya, seperti dilansir dari laman Parlementaria, Sabtu (6/6/2020).

Hasil  benchmark virtual  ke sejumlah negara ini diharapkan mampu menjadi acuan bagi peserta dalam menyusun produk pembelajaran angkatan bertema “Pemberdayaan UMKM dalam Rangka Mendukung Percepatan Pemulihan Ekonomi Indonesia Akibat Covid-19”. (mh/sf)