Cegah dan tanggulangi pandemi Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan: pakai master, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, dan hindari kerumunan!***

Gerak Cepat Polres Siak Selidiki Dugaan Tindak Pidana Ilegal Logging di Rawa Mekar Jaya

Di TKP tidak ditemukan seorang pun terduga pelaku. Selain kayu mahang golondongan juga diamankan beberapa alat seperti jerigen yang berisi minyak Pertalite diduga untuk minyak mesin  chain saw  dan tali untuk mengikat kayu-kayu. (Foto: Dok Hmsy Res Siak)

Di TKP tidak ditemukan seorang pun terduga pelaku. Selain kayu mahang golondongan juga diamankan beberapa alat seperti jerigen yang berisi minyak Pertalite diduga untuk minyak mesin chain saw dan tali untuk mengikat kayu-kayu. (Foto: Dok Hmsy Res Siak)

Serantau Riau

Senin, 13 Juli 2020

 

Siaksriindrapura - serantauriau.news - Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya  SIK SH MIK pimpin langsung tim dari Polres Siak lakukan penyelidikan atas dugaan terjadinya praktik  Ilegal Logging  yang berlokasi di Kampung Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak (12/07/2020).

Berawal dari laporan personil Polres Siak yang melakukan ekspedisi bersama rombongan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan Bupati Siak yang menyusuri sungai dari Kampung Rawa Mekar Jaya menuju Taman Nasional Danau Zamrud yang melihat gelondongan kayu mengapung di sungai pada saat rombongan melintas setelah beberapa jam perjalanan.(11/07/2020)

Kapolres Siak menjelaskan bahwa setelah kurang lebih 1,5 jam perjalanan menggunakan perahu mesin di lokasi yang dilaporkan ditemukan tumpukan kayu bulat jenis mahang yang masih berada di pinggir sungai dan sebagian sudah di rakit, siap untuk ditarik.

"Dari titik koordinat lokasi tersebut merupakan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Di lokasi kita tidak menemukan satu orang pun terduga pelaku, selain kayu mahang golondongan kita juga mengamankan beberapa alat yang diduga digunakan pelaku seperti jerigen yang berisi minyak Pertalite yang diduga untuk minyak mesin  chain saw  (mesin untuk menebang kayu) dan tali yang diduga digunakan pelaku untuk mengikat kayu-kayu tersebut," terang Doddy.

Doddy juga menuturkan bahwa tim dari Polres Siak dan Polsek Sungai Apit sampai saat ini masih melakukan penyelidikan di lapangan lebih mendalam tentang siapa dan keberadaan para pelaku.

"Untuk sementara kita sudah mengumpulkan bahan keterangan dan mengamankan beberapa barang bukti serta berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait. Kita akan terus selidiki dan tangkap para pelaku," tegasnya. (*/SRN)