Tahniah  Hari Jadi Ke-64 Provinsi Riau, 9 Agustus 2021 dan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021. Semoga cepat bangkit dan bebas dari belenggu pandemi. Dirgahayu Provinsi Riau! Dirgahayu Republik Indonesia!***

 

Abrasi Ancam Ratusan Hektar Sawah Masyarakat Banjar Nen Tigo Baserah

Edwin Pratama Putra, Anggota DPD/MPR RI melakukan Kunjungan Kerja dan meninjau kondisi tebing yang dihantam abrasi di Desa Kepala Pulau, Baserah, baru-baru ini. (Foto: Yosa Cs)

Edwin Pratama Putra, Anggota DPD/MPR RI melakukan Kunjungan Kerja dan meninjau kondisi tebing yang dihantam abrasi di Desa Kepala Pulau, Baserah, baru-baru ini. (Foto: Yosa Cs)

ABU BAKAR SIDDIK

Sabtu, 22 Agustus 2020

 

BATANG KUANTAN alias Sungai Indragiri adalah satu dari empat sungai besar di Riau yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat/APBN. Kondisinya kini sudah sangat memprihatinkan.

Tidak saja tentang kualitas air sungai yang semakin keruh oleh banyaknya penambangan liar, namun juga pendangkalan akibat erosi yang disebabkan oleh penggundulan hutan dan penambangan emas tanpa izin (PETI). 

Akar permasalahannya adalah masalah perut, yaitu mata pencarian masyatakat, di tengah tidak berharganya gotah dan murahnya harga kelapa sawit.

Selama ini memang belum ada penanganan komprehensif, selain penegakan hukum yang masih bisa main-mata, pilih kasih dan kucing-kucingan dengan oknum petugas. Sedangkan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat tempatan, masih jauh panggang daripada api.

Inilah salah satu titik yang baru-baru ini ditinjau Edwin Pratama Putra, Anggota DPD/MPR RI, yang juga Anggota Komite II DPD RI yang bermitra dengan Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR RI).

Luar biasa memang abrasi yang menghantam tebing, memporak-porandakan jalan produksi pertanian dan mengancam ratusan hektar sawah masyarakat Banjar Nen Tigo, Desa Nen Ompek.

Persisnya lokasi yang ditinjau Anggota DPD RI itu di Desa Kepala Pulau, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singgingi. Edwin pun sempat geleng-geleng kepala, tak habis pikir melihat akibat abrasi yang menjebol tebing sampai mengancam ratusan hektar sawah yang akan terjun Kuantan.

Anggota DPD RI itu sempat terkesima memandang tatapan kosong mondek yang sedang baladang di tepi sawahnya yang tinggal beberapa meter lagi akan dijangkau Batang Kuantan. Bahkan Edwin sempat duduk berjuntai di potongan jalan yang sudah mencebur ke Sungai Indragiri itu. 

Di atas potongan jalan itu dia sempat berbincang dengan mantan Anggota DPRD Riau, Abu Bakar Siddik, yang pernah tiga tahun menganggarkan turap penahan tebing di kawasan yang menjadi kewenangan pusat itu. Sementara yang teratasi tebing paling parah itu baru sepertiganya saja.

Selain terharu, Edwin pun berikhtiar akan membahas persoalan ini dengan Menteri PUPR RI. Di tengah perjuangannya itu, Edwin juga mengharapkan Pemkab Kuansing untuk lebih proaktif dalam menyampaikan usulan kepada Pemerintah Pusat, sehingga dirinya bersama Anggota Parlemen RI lainnya dapat mengawal secara lebih efektif. 

Dan masyarakat di Banjar Nen Tigo pun senantiasa mendoakan agar kerja maksimal wakilnya di Parlemen RI itu akan membuahkan hasil, sesuai harapan masyarakat yang telah memberi mandat kepadanya. Insyaallah, Berkarya Nagori Maju. ***

Anggota DPD/MPR RI sempat duduk berjuntai di atas kepingan jalan yang tertinggal karena dihantam abrasi Batang Kuantan/ Sungai Indragiri dan membincangkannya dengan mantan Anggota DPRD Riau. (Foto: Yosa Cs)

Anggota DPD/MPR RI sempat duduk berjuntai di atas kepingan jalan yang tertinggal karena dihantam abrasi Batang Kuantan/ Sungai Indragiri dan membincangkannya dengan mantan Anggota DPRD Riau. (Foto: Yosa Cs)