serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Forum Literasi Kuansing Taja Sagu Sabu

Di masa pandemi ini, guru-guru di Kuansing bisa mengikuti kelas menulis Sagu Sabu Kuansing ini secara daring/virtual. Sehingga bisa memanfaatkan waktu dengan produktif. (Foto: M Iqbal Fikri)

Di masa pandemi ini, guru-guru di Kuansing bisa mengikuti kelas menulis Sagu Sabu Kuansing ini secara daring/virtual. Sehingga bisa memanfaatkan waktu dengan produktif. (Foto: M Iqbal Fikri)

M Iqbal Fikri

Sabtu, 03 Oktober 2020

 

Telukkuantan - serantauriau.news - Tentunya bagi masyarakat Kuantan Singingi kegiatan Sagu Sabu (Satu Guru Satu Buku) masih lah asing di telinga. 

Pada Kamis (1/10/2020) Pengurus Forum Literasi Kuansing (Foliku) menguhubungi pihak Media Guru Indonesia (MGI), dalam hal untuk mempersiapkan kegiatan Sagu Sabu (Satu Guru Satu Buku) Kuansing. 

Hal ini disampaikan oleh Ronaldo Rozalino SSn, Ketua Foliku didampingi M Peri Syahrizal MqPd, Sekretaris Foliku kepada awak media.

Ronaldo Rozalino mengungkapkan dengan diberikan informasi dan dukungan oleh pihak MGI, dalam hal ini langsung disampaikan DR H M Ihsan CEO MGI. Beliau sangat mendukung dan akan membantu pelaksanaan Sagu Sabu Kuansing nantinya. Dia yang mendatangkan narasumber atau instruktur Nasional dari MGI.

Forum Literasi Kuansing sendiri baru terbentuk dua bulan. Dengan Ketua Ronaldo Rozalino SSn, Sekretaris 1 M Peri Syahrizal MPd, Sekretaris 2 Ramdanus SSn, Bendahara Anugrah Febrian, Humas M.Iqbal FikriMA. Dengan terbentuk Foliku ini akan mengadakan Sagu Sabu Kuansing nantinya.

Sagu Sabu atau Satu Guru Satu Buku adalah kelas menulis dari MGI. Di kelas ini nantinya akan diajarkan bagaimana menulis buku yang baik, menerbitkannya dengan ISBN, lalu mengenal tipe tulisan buku. Dan juga diberikan pendampingan selama sebulan selesai pelatihan nantinya.

Pengurus Foliku sudah menghubungi Dinas Pendidikan Kabupaten Kuansing, Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Kuansing, PGRI Kab. Kuansing. Alhamdulillah sangat menyambut niat baik ini. Sehingga nantinya guru-guru di Kuansing (TK, SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA), akan belajar bersama MGI, bagaimana menulis buku, sampai menerbitkannya. Ini semua akan dikupas habis di Sagu Sabu Kuansing," ungkap Ronaldo Rozalino.

Target Sagu Sabu Kuansing ini yang akan melibatkan guru-guru di Kuansing, 200 orang guru yang akan ikut Sagu Sabu Kuansing. Dari semua jenjang sekolah yang ada. Rencananya Kelas Menulis ini dilaksanakan secara online (daring) menggunakan aplikasi Zoom Meeting.

Pada hari Sabtu, 16, 23, 30 Oktober 2020, selama 3 hari. Dengan biaya Rp.150.000/orang. Biaya yang sangat terjangkau bila harus ikut secara offline (tatap muka).

"Nantinya kelas menulis ini akan dibuka Kadis Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi, arahan dari Kadis Perpustakaan Daerah, Sambutan Pengurus PGRI Kabupaten Kuantan Singingi," ungkap Ronaldo Rozalino yang juga ketua MGMP Seni Budaya SMA Kabupaten Kuantan Singingi.

Harapannya di masa pandemi ini, guru-guru di Kuansing bisa mengikuti kelas menulis Sagu Sabu Kuansing ini. Karena dilaksanakan secara daring/virtual. Sehingga bisa memanfaatkan waktu dengan produktif. Dengan mengembangkan literasi (membaca dan menulis) . Karena guru dekat sekali dengan literasi. Apalagi yang ASN bukunya nanti bisa digunakan kredit poin kenaikan pangkat.

Semoga kegiatan pelatihan menulis Sagu Sabu Kuansing ini bisa berjalan sukses dan lancar, diikuti ratusan guru di Kuansing. Dengan target akhirnya peluncuran buku karya kelas menulis ini. Nantinya buku akan diserahterimakan ke Dinas Perpustakaan Daerah Kuansing, yang juga mendukung program kepala daerah mengenai literasi ini.

Dengan menulis dan membaca, membangun peradaban yang lebih cerdas dan bermakna. "Jangan tunggu menulis untuk menjadi hebat, namun menulislah karena anda akan menjadi hebat. Kemudian jangan mati sebelum menulis buku. Karena hanya ada 2 yang nama kita bisa dituliskan, yaitu di buku dan di batu nisan. Salam Literasi," ungkapnya. (MIF)