Cegah dan tanggulangi pandemi Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan: pakai master, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, dan hindari kerumunan!***

Padahal Dumai Pelabuhan CPO Terbesar Dunia

Syahrul Aidi Maazat, Anggota Komisi V DPR RI. (Foto: twitter @syahrulaidi_mz)

Syahrul Aidi Maazat, Anggota Komisi V DPR RI. (Foto: twitter @syahrulaidi_mz)

Serantau Riau

Selasa, 16 Februari 2021

 

Pekanbaru - serantsuriau.news - Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Maazat mengatakan bahwa pihaknya siap berkoordinasi bersama Pemerintah Provinsi Riau dan 12 Kabupaten/Kota untuk mewujudkan insprastruktur Riau meningkat dan menghadirkan kesejahteraan untuk masyarakat.

"Kebetulan kami saat ini dalam masa reses jadi kami akan membawa Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) untuk keliling ke kabupaten/kota di Riau untuk menampung aspirasi-aspirasi masyarakat," katanya saat acara Normalisasi Kendaraan Over Dimensi dan Over Loading (ODOL) di Terminal A Bandar Raya Payung Sekaki Kota Pekanbaru, Selasa (16/2/2021).

Ia mengungkapkan, dirinya selalu berceloteh dalam rapat komisi maupun paripurna bahwasanya Provinsi Riau merupakan penyumbang devisa bagi negara baik Minyak dan Gas (Migas) yang merupakan penyumbang yang cukup besar bagi negara meskipun roduksi Migas saat ini berkurang.

"Kalau dulu 1 juta barrel perhari kalau saat sekarang ini berdasarkan data yang saya dapatkan 250 ribu barrel perhari, tapi ingat, ketika berkurang di Migas, kita menjadi penyumbang terbesar di CPO Sawit," tuturnya.

"Kemaren pada saat paripurna, saya ingin menyampaikan itu, ada saatnya dan nanti akan saya sampaikan," tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa ekspor komoditas minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) itu, daerah tidak mendapatkan apa-apa. Dan hanya mendapat dampaknya saja seperti asap, jalan rusak tetapi bagi hasil untuk daerah tidak dapat. Untuk itu ia akan memperjuangkan bersama Pemerintah Provinsi Riau, DPRD Provinsi Riau dan kabupaten/kota supaya ada komponen bagi hasil untuk daerah.

"Karena kita ketahui 20 persen CPO indonesia ini didatangkan dari Riau dan Pelabuhan di Dumai merupakan Pelabuhan CPO terbesar di dunia dan bukan hanya di Indonesia. Untuk itu kita harapkan pemerintah pusat agar memberikan perhatian kepada baik Pemprov Riau, kabupaten/kota dan masyarakat Riau dalam membangun infrasruktur termasuk infrastruktur yang berkaitan dengan perhubungan," pungkasnya, seperti dilansir dari laman Pemprov Riau. (MCR/sem)