Tahniah  Hari Jadi Ke-64 Provinsi Riau, 9 Agustus 2021 dan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021. Semoga cepat bangkit dan bebas dari belenggu pandemi. Dirgahayu Provinsi Riau! Dirgahayu Republik Indonesia!***

 

Kukerta Unri Bersama Kaum Milenial Saik Saksikan Kuansing Bacarito Edukasi Sejarah

Bagaimana sejarah Agresi Militer Belanda II di Lubukjambi dalam mempertahankan kemerdekaan? Inilah edukasi cerita yang dibungkus dengan konsep menarik yang ditampilkan dalam bentuk slide di ruang Serbaguna SMPN 5 Kuantan Mudik. (Foto: Dok Ist)

Bagaimana sejarah Agresi Militer Belanda II di Lubukjambi dalam mempertahankan kemerdekaan? Inilah edukasi cerita yang dibungkus dengan konsep menarik yang ditampilkan dalam bentuk slide di ruang Serbaguna SMPN 5 Kuantan Mudik. (Foto: Dok Ist)

serantauriau.news

Senin, 16 Agustus 2021

 

Saik - serantauriau.news  -Komunitas Kuansing Bacarito dan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) Balik Kampung Desa Saik yang berkolaborasi menggelar edukasi sejarah. 

Kegiatan dalam menyambut HUT Ke-76 Kemerdekaan Indonesia diikuti OSIS SMPN 5 Kuantan Mudik, Kepala Sekolah dan Majelis Guru SMPN 5 Kuantan Mudik, Tim Kuansing Bacarito serta Kukerta Unri Balik Kampung Desa Saik mengajak kaum milenial untuk mengaplikasikan semangat kemerdekaan dalam kehidupan sekarang ini. 

Bagaimana sejarah Agresi Militer Belanda II di Lubukjambi dalam mempertahankan kemerdekaan, inilah edukasi cerita yang dibungkus dengan konsep yang menarik dan ditampilkan dalam bentuk slide di ruang Serbaguna SMPN 5 Kuantan Mudik.

Tampilan ini menceritakan,  dahulunya Masyarakat Lubukjambi memberikan perlawanan kepada penjajah dan mengusir dengan memukul mundur para penjajah yang memakai tank besi yang ingin menguasi kembali Nogori Lubukjambi. Kejadian ini tepatnya di daerah Bukit Pedusunan (Danau Kebun Nopi). 

Peserta sangat antusias mengikuti acara ini. Kepala Sekolah SMPN 5 Kuantan Mudik Rusdi SPd dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada komunitas Kuansing Bacarito dan Kukerta Unri Desa Saik. 

"Ini merupakan suatu acara kolaborasi yang edukatif yang diisi oleh orang hebat, mahasiswa. Sudah sepantasnya kita bersyukur atas perjuangan pendahulu hingga kita masih bebas berpikir dan mengeluarkkan berpendapat," ujar Rusdi, Sabtu (14/08/21).

Sejarah akan memberikan pelajaran, karena bukan hanya sebuah dokumen masa lalu. "Namun sejarah adalah cermin masa depan yang pada akhirnya akan menjadi panduan jalan dan kesaksian pada generasi kini dan berikutnya," ungkap Ketua Kuansing Bacarito Dzikri Maulana Muhammad S.Ds.

Karena itu, alumnus Universitas Telkom Indonesia ini lebih lanjut mengatakan, kita perlu menghargai dan mewarisi semangat hidup dan semangat juang para leluhur. (*/Rie Riski Hidayat)