Tahniah  Hari Jadi Ke-64 Provinsi Riau, 9 Agustus 2021 dan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021. Semoga cepat bangkit dan bebas dari belenggu pandemi. Dirgahayu Provinsi Riau! Dirgahayu Republik Indonesia!***

 

Prihatin Abrasi Pulau Padang, KNPI Riau dan Meranti Tanam 1000 Manggrove

Giat menanam 1000 Manggrove merupakan wujud nyata KNPI Riau dan KNPI Meranti dalam menyelamatkan Pulau Padang dari bahaya abrasi yang sedang mengancam.  (Foto: Dok KNPI Riau)

Giat menanam 1000 Manggrove merupakan wujud nyata KNPI Riau dan KNPI Meranti dalam menyelamatkan Pulau Padang dari bahaya abrasi yang sedang mengancam.  (Foto: Dok KNPI Riau)

serantauriau.news

Senin, 01 November 2021

 

Selatpanjang - serantauriau.news  - Berangkat dari rasa prihatin terhadap kondisi bibir pantai Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti yang saat ini kritis terdampak abrasi,  DPD KNPI Meranti dan DPD KNPI Riau melaksanakan penanaman mangrove sebanyak 1000 batang (31/10/2021).

"Permasalahan abrasi tidak hanya berdampak terhadap lingkungan melainkan juga pada sosial ekonomi masyarakat tempatan," ungkap Ketua DPD KNPI Riau Fuad Santoso, SH MH.

Menurut dia, pentingnya meningkatkan kepedulian dalam menjaga agar Pulau Padang tidak terkikis oleh abrasi. Giat hari ini merupakan wujud nyata dari KNPI Riau dan KNPI Meranti dalam menyelamatkan Pulau Padang dari bahaya abrasi yang sedang mengancam. 

Tentunya kami berharap agar giat ini bisa terus dilanjutkan sehingga Kabupaten Kepulauan Meranti bisa selamat dari ganasnya abrasi", terang Fuad. 

Di tempat yang sama Ketua DPD KNPI Kabupaten Kepulauan Meranti Rudi Tanjung menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove di pesisir pulau padang yang kita gawangi bersama ini sebagai bentuk responsif pemuda untuk mengeksplorasi kekayaan alam dari kejahatan tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. 

Diitambahkan, sebagaimana diketahui bersama bahwa hutan bakau di pesisir Sumatera, khususnya di Kabupaten Meranti telah berpuluh - puluh tahun lalu dieksploitasi oleh pengusaha - pengusaha tanpa melakukan penanaman kembali. 

Kondisi pembabatan hutan mangrove yang sudah berlangsung berpuluh - puluh tahun ini yang kemudian menjadi penyebab terjadinya abrasi yang berkepanjangan. Oleh karenanya DPD KNPI Meranti mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan penanaman kembali sebagai bentuk atensi kita bersama pada alam.

"Kami mendesak pemerintah, dalam hal ini Dinas Kehutanan, untuk bersama - sama menginvestigasi keberadaan panglong arang yang ada di Provinsi Riau khususnya Kabupaten Meranti, bagaimana izin dan bentuk pengoperasiannya. "Kita menduga telah terjadi pembabatan hutan mangrove tanpa izin dan sudah berlangsung lama," ujar Rudi.

DPD KNPI Meranti berharap semoga oknum pemerintah tidak main mata dengan pengusaha yang selama ini mengeksploitasi hutan bakau dan merampas kemerdekaan rakyat kecil. (Rcy)