Tahniah  Hari Jadi Ke-64 Provinsi Riau, 9 Agustus 2021 dan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021. Semoga cepat bangkit dan bebas dari belenggu pandemi. Dirgahayu Provinsi Riau! Dirgahayu Republik Indonesia!***

 

Edwin: Mari Kita Jaga Bersama, Jangan Malah Minta MUI Dibubarkan!

Anggota DPD/MPR RI Daerah Pemilihan Riau Edwin Pratama Putra ketika bersilaturahmi dengan sejumlah ulama. (Foto: Dok Ist)

Anggota DPD/MPR RI Daerah Pemilihan Riau Edwin Pratama Putra ketika bersilaturahmi dengan sejumlah ulama. (Foto: Dok Ist)

serantauriau.news

Ahad, 21 November 2021

 

Jakarta - serantauriau.news - Senator muda asal Riau, Edwin Pratama Putra ikut bersuara atas ramainya isu Bubarkan MUI. Isu Bubarkan MUI muncul menjadi trending topik di twitter setelah salah satu pengurus MUI, Zain An Najah ditangkap oleh Densus 88 terkait dugaan terorisme. Zain An Najah merupakan anggota Komisi Fatwa MUI yang kini sudah dinonaktifkan.

Isu bubarkan MUI menjadi keresahan bagi Edwin, isu tersebut dikhawatirkan menjadi penggiringan opini kepada masyarakat. Adanya tuntutan sekelompok orang yang ingin membubarkan MUI merupakan respon berlebihan dan sesat.

Pemikiran tersebut, menurut Edwin, tidak menunjukan sikap semangat bernegara yang disertai semangat beragama. “Narasi Bubarkan MUI adalah hal yang berlebihan dan sesat, tidak ada semangat bernegara dan beragama,” singkat Edwin dalam siaran persnya  (21/11/2021).

Apalagi, lanjut dia, MUI memiliki tujuan baik dalam membangun tatanan kehidupan beragama masyarakat muslim. MUI menjadi wadah permusyawaratan ulama dengan cendekiawan muslim yang berkontribusi membangun kehidupan yang lebih islami di Indonesia.

Edwin berpandangan bahwa kita sepakat pemberantasan terosisme tetap harus dilakukan. Terorisme merupakan kejahatan luar biasa, kejahatan kemanusiaan yang harus dibasmi karena tidak sesuai dengan ajaran agama. Tidak ada yang setuju untuk membiarkan terorisme hidup di bumi Indonesia. Tetapi dalam hal ini, memandang MUI untuk dibubarkan adalah sebuah cara pandang  yang salah.

Senator muda yang enerjik ini mengisyaratkan, dalam suatu rumah terdapat tikus, apa harus membakar rumahnya tuk memberantas tikus? Ibarat ada oknum TNI/Polri membantu persediaan senjata teroris, apa harus membubarkan lembaganya? Ibarat dalam kabinet ada koruptor, apa harus membubarkan kabinetnya. Bukankah semuanya sama-sama kejahatan luar biasa yang merusak bangsa. 

"Tentu cara berpikir kita tidak demikian. Kejahatan  tersebut merupakan tanggung jawab pribadi yang diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” jelas Edwin.

Bagi Edwin sebenarnya ada hal penting yang perlu dilakukan bersama, yaitu menjaga MUI. Sebab MUI merupakan organisasi bersama yang telah berkontribusi besar untuk negara.

Dijelaskan, dalam MUI terdapat tokoh-tokoh kompeten sesuai bidang keilmuannya dan telah berkontribusi membangun ketentraman kehidupan beragama dan bernegara. "Mari kita menjaga MUI sebagai organisasi bersama umat Islam, bukan justru membubarkannya. Mari kita jaga!” tegas Edwin. (*/SRN)