Salam Tahniah Sempena Hari Jadi Ke-74 Bhayangkara. Semoga Kamtibmasy Kondusif Masyarakat Semakin Produktif. Semakin dekat dan lekat di hati rakyat dalam mengayomi dan melayani masyarakat. Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia!

Ingin Kuasai HP Korban, Pemuda 16 Tahun Ini Nekat Membunuh

Polisi dan masyarakat sedang mengevakuasi mayat korban pembunuhan.

Polisi dan masyarakat sedang mengevakuasi mayat korban pembunuhan.

Safrizal

Senin, 19 Februari 2018

Pelangiran - serantauriau.news - Sesosok mayat remaja laki-laki, dalam kondisi mulai membusuk, ditemukan terapung di Kanal Tersier 4ok 64 KCB 32 KUT 5 Kebun Bintangor PT. THIP Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir, Ahad siang (18/2/2018).

Mayat yang diduga adalah korban pembunuhan itu diketahui bernama Joko Saputra (17). Pemuda yang baru beranjak dewasa itu, berprofesi sebagai karyawan swasta dan beralamat di Perumahan Karyawan Kebun Agatis PT THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony SIK MH, melalui Kapolsek Pelangiran Iptu M Rafi, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Berawal dari kegelisahan orangtua korban, bernama Masnah, yang disebabkan karena korban Joko, sudah sejak hari Jumat, tidak pulang ke rumah.

"Bersama beberapa karyawan Kebun Bintangor PT THIP Desa Tanjung Simpang, Ahad pagi itu, orangtua korban berusaha melakukan pencarian terhadap korban," ujar Kapolsek.

Setelah beberapa saat melakukan pencarian di dalam kebun tersebut, akhirnya mereka menemukan sesosok mayat di dalam kanal tersier di Kebun Kelapa Sawit Blok 64 KCB 32 KUT 5 Kebun Bintangor PT THIP Desa Tanjung Simpang. 

Mayat yang ditemukan dalam keadaan terapung serta sudah mulai membusuk, ternyata adalah Joko, orang yang sedang mereka cari.

"Dari hasil visum et revertum diketahui korban mengalami kekerasan, dan menderita beberapa luka di antaranya luka bacokan di bagian kepala korban, leher, dan luka bacokan di punggung telapak tangan kiri korban," ungkap Kapolsek.

Penemuan mayat yang diduga adalah korban pembunuhan itu, langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Pelangiran, dengan melakukan penyelidikan.

"Akhirnya diketahui, pelaku pembunuhan itu adalah RRM alias Riz (16). Tersangka ini diamankan di rumah orangtuanya, di Perumahan Karyawan PT THIP Desa Tanjung Simpang," tambah Kapolsek.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui, bahwa dirinya membunuh korban, karena ingin memiliki Handphone merk Xiaomi Read Mi 3 S, milik korban. Pembunuhan itu dilakukan tersangka pada hari Jumat, (16/2/2018).

"Barang bukti yang disita adalah 1 bilah parang berhulugagang warna hijau, 1 unit Handphone merk Xiaomy Read Mi 3 S," pungkas Kapolsek. (SRL)