Kemerdekaan itu adalah situasi di mana kita terlepas dari cengkraman penjajahan bangsa lain secara ekonomi dan politik. Jangan hanya teriak merdeka, bila kita masih terjajah.  Dengan semangat 45: Dirgahayu Kemerdekaan RI ! Semoga kita menjadi bangsa berdaulat, sejahtera secara utuh dan menyeluruh, berjalan dengan kepala tegak di atas kaki sendiri. Insyaallah. #BerkaryaNegeriMaju

UAS Bergelar Adat Datuk Seri Ulama Setia Negara

UAS sebelum memasuki tempat penabalan gelar adat.

UAS sebelum memasuki tempat penabalan gelar adat.

Fitri Burhan

Selasa, 20 Februari 2018

Pekanbaru - serantauriau.news - Setelah "tur dakwah" di masjid-masjid sejumlah daerah di Malaysia dan diundang tampil di TV Al Hijrah Malaysia, pekan lalu, pada Selasa (20/2/2018) pagi Ustad Abdul Somad mendapat gelar adat.

Ustad Abdul Somad (UAS) ditabalkan sebagai Datuk Seri Ulama Setia Negara, oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Penabalan gelar adat ini dilakukan langsung oleh Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau Al Azhar, di balai LAMR Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Sejumlah tokoh adat dan pejabat Riau hadir di acara. Di antaranya, Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi mewakili Gubernur Riau, Ketua DPRD Riau Septina Primawati, Kapolda Riau Irjend Pol Nandang serta Gubernur Riau non aktif yang sekarang menjadi calon gubernur, Arsyadjuliandi Rahman.

Pengukuhan Ustad Abdul Somad dengan terlebih dahulu membacakan SK pengangkatan nomor : SK/09-A/  LAM /I/2018 tentang gelar kehormatan penganugerahan LAM Riau kepada Tuan H Ustad Abdul Somad, tanggal   Januari 2018. Kemudian dilanjutkan dengan tepung tawar, dilakukan ketua adat dan pemuka masyarakat Lembaga Adat Melayu Riau.

Usai ditabalkan sebagai Datuk Seri Ulama Setia Negara, Ustad Abdul Somad menyambut baik pemberian gelar adat yang diberikan kepadanya. Ustad juga secara berkias menyayangkan adanya pencekalan dakwah yang disampaikannya di negeri sendiri, namun disambut baik di negeri jiran. (FB)