Tahniah  Hari Jadi Ke-64 Provinsi Riau, 9 Agustus 2021 dan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021. Semoga cepat bangkit dan bebas dari belenggu pandemi. Dirgahayu Provinsi Riau! Dirgahayu Republik Indonesia!***

 

Heran, Topografi Dumai Tinggi Tapi Tetap Banjir

Komisi D DPRD Riau membahas penanganan banjir d Kota Dumai

Komisi D DPRD Riau membahas penanganan banjir d Kota Dumai

Fitri Burhan

Kamis, 14 Desember 2017

Pekanbaru - serantauriau.news - Persoalan banjir di Kota Dumai ternyata juga membuat resah masyarakat setempat. Banjir yang menggenangi jalan-jalan atau permukiman disebabkan air laut pasang.

Sebagaimana pengamatan ahli geologi yang juga akademisi, Dr Husnul, fenomena banjir di Dumai merupakan hal yang luar biasa. Seharusnya banjir di Dumai tidak perlu terjadi.

"Sebab topografi Kota Dumai tinggi, berada di atas pemukaan laut," paparnya di hadapan Komisi D DPRD Riau, saat rapat penanganan banjir, Kamis (14/12/2017).
Berbeda dengan banjir yang terjadi di ibukota Provinsi Riau, Kota Pekanbaru, akibat air hujan yang tak tahu mengalir ke mana, banjir Dumai akibat pasang-surut air laut. Namun anehnya, baru-baru ini banjir terjadi. Sebab puluhan tahun lalu, banjir akibat pasang laut tidak pernah terjadi.

"Kita perlu kaji kenapa itu terjadi. Kalau kita tak peduli persoalan masyarakat ini, akan terus diabaikan tanpa solusi," ungkapnya.

"Saya dulu waktu kecil di Dumai tak kenal air tergenang akibat air pasang. Sekitar 20 tahun lalu tak pernah air tergenang ini terjadi. Tapi kini bahkan sampai selutut orang dewasa banjir di Dumai," paparnya.

Kemudian, drainase yang ada juga tertutup sampah. Masyarakat tidak ada kesadaran akan kebersihan. Buang sampah sembarangan hingga menutupi drainase. Akibatnya air tergenang dan terjadi banjir.

Sebenarnya, lanjut Husnul, kondisi Dumai menguntungkan untuk pencegahan banjir. Wilayah Dumai berpasir dan bergambut akan cepat menyerap air banjir. Selain itu, sungai yang ada berliku. Hingga bisa menampung banyak air.

Ada 15 sungai dan anak sungai di Kota Dumai. Semuanya punya drainase alami. "Kondisi geografis Dumai seperti itu bisa jadi solusi penanganan banjir," ulasnya.

Peranan perusahaan juga harus dituntut oleh pemerintah, untuk penanganan banjir. Apalagi sebagian besar tanah di kawasan pesisir berdekatan laut, sudah menjadi milik perusahaan.(FB)