serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Budaya Melayu Riau Menjadi Muatan Lokal Wajib di Kuansing

Bupati Mursini bersama Ketua Kerapatan Adat Melayu Riau Datuk Seri Al azhar membubuhkan tandatangan pada acara pencanangan Budaya Melayu Riau sebagai Muatan Lokal Wajib Tingkat SD/SMP/Sederajat di Kuansing. (Foto: Dok Humas Pemkab Kuansing)

Bupati Mursini bersama Ketua Kerapatan Adat Melayu Riau Datuk Seri Al azhar membubuhkan tandatangan pada acara pencanangan Budaya Melayu Riau sebagai Muatan Lokal Wajib Tingkat SD/SMP/Sederajat di Kuansing. (Foto: Dok Humas Pemkab Kuansing)

Irwan S Benai

Selasa, 13 Maret 2018

Telukkuantan - serantauriau - Bupati Kuantan Singingi Drs H Mursini MSi menetapkan Budaya Melayu Riau sebagai Muatan Lokal Wajib di tingkat SD/SMP/Sederajat. 

Hal ini disampaikan bupati pada acara pencanangan yang digelar di Aula SMA Pintar Telukkuantan, Selasa (13/3/2018) di  hadapan Seluruh Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Kuansing.

Turut hadir pada kesempatan kali ini, Asisten II Indra Suwandi, Kadis Pariwisata Kuansing Marwan, Ketua LAM Riau H Al azhar, kepala sekolah dan pengawas se-Kabupaten Kuansing.

Mursini menyampaikan peluncuran budaya Melayu bukan hanya dipelajari oleh masyarakat Melayu saja, akan tetapi budaya Melayu juga dipelajari di Asia Tengara.

"Jadi saya menegaskan, budaya Melayu, wajib diajarkan di lingkungan SD/SMP/Sederajat di Kabupaten Kuantan Singingi," pungkasnya.

Dikatakan Mursini, selaku Pemeritah Kuansing dirinya sangat mendukung program Budaya Melayu Riau menjadi muatan lokal. "Karena ini akan memberikan nilai Melayu kepada generasi muda," ujarnya. (ISB)